Kamis, 15 Oktober 2026

WAKIL KETUA KMPLHK TEGASKAN: PERUSAHAAN DILARANG PHK SEPIHAK, WAJIB PATUHI UU KETENAGAKERJAAN




Detikjambihukum.com, JAMBI- Kelompok Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KMPLHK) Provinsi Jambi menyoroti maraknya perusahaan-perusahaan yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan secara sepihak tanpa mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Wakil Ketua KMPLHK Provinsi Jambi menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam melihat hak-hak pekerja dilanggar oleh korporasi.

"saya tegaskan kepada seluruh perusahaan,khususnya perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan, HTI,dan termasuk Pabrik Kelapa sawit di Provinsi Jambi, agar setiap PHK karyawan wajib sesuai dengan UU No. 13 Tahun 2003 jo UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja dan PP No. 35 Tahun 2021. Jangan seenaknya PHK karyawan!" tegas Wakil Ketua KMPLHK.

 3 PELANGGARAN FATAL PERUSAHAAN:

1. PHK Tanpa SP1, SP2, SP3: Karyawan langsung dipecat tanpa surat peringatan tertulis yang ditandatangani dan ditembuskan ke Disnaker. Ini jelas melanggar Pasal 151 UU Cipta Kerja.

2. PHK Lisan dan Mendadak:Perusahaan hanya memberi tahu secara lisan dengan alasan efisiensi. Padahal, sesuai PP 35/2021, perusahaan wajib memberi pemberitahuan tertulis 14 hari kerja sebelum PHK.

3. Tidak Membayar Hak Normatif:Banyak perusahaan tidak membayarkan Uang Pesangon, Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK), dan Uang Penggantian Hak (UPH) sesuai Pasal 156 ayat (5) UU No. 6 Tahun 2023.

Wakil Ketua KMPLHK menambahkan, ada 10 kondisi dimana pengusaha *DILARANG KERAS* melakukan PHK sesuai Pasal 153 ayat (1), termasuk pekerja yang sakit, hamil, menjalankan ibadah, atau menjadi anggota serikat pekerja. Jika dilanggar, PHK batal demi hukum dan pekerja wajib dipekerjakan kembali.

"KMPLHK akan terus mengawal. Jika ada perusahaan yang masih melakukan PHK sepihak, kami akan melaporkan secara resmi ke Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jambi dan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Kami juga mendesak perusahaan tersebut dicabut izin operasionalnya jika terbukti melanggar hak asasi pekerja," tegasnya.

KMPLHK mengimbau kepada seluruh karyawan yang menjadi korban PHK sepihak untuk segera melapor ke Posko Pengaduan KMPLHK dan Disnaker setempat dengan membawa bukti surat PHK dan slip gaji.

Tim ini juga meminta perusahaan untuk mengedepankan musyawarah bipartit sebelum memutuskan PHK.Team

Jeritan Keadilan Lansia 74 Tahun! Kebun Sawit Diduga Diserobot Untuk Pipa Migas, Perusahaan Dan Kades Diadukan ke Polisi




Detikjambihukum.com,TEBO- Polemik pemasangan pipa migas di Desa Kunangan, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, memasuki babak baru. PT Montd’Or Oil Tungkal Ltd, PT Olindo, oknum Kepala Desa dan Perangkat Desa Kunangan resmi diadukan ke Polres Tebo, Senin 12 Oktober 2026.Beli Kalender

Pengaduan tersebut terkait dugaan penyerobotan dan perusakan kebun kelapa sawit milik MR (74), warga Kelurahan Sungai Bengkal.

Hal itu dibuktikan dengan Surat Tanda Bukti Penerimaan Pengaduan (STBPP) Nomor: STBPP/102/X/2026/SPKT/POLRES TEBO POLDA JAMBI, tertanggal 12 Oktober 2026, yang diterima petugas Satreskrim Polres Tebo, Briptu Marko Sofwan Hariyatmo.

Usai menyampaikan pengaduan, kuasa hukum MR, Leo Siahaan, S.H., dari LDH dan Partners Pengacara dan Konsultan Hukum, menegaskan langkah hukum tersebut ditempuh lantaran somasi yang sebelumnya dilayangkan tidak diindahkan.

"Karena tidak ada iktikad baik dari PT Montd’Or, PT Olindo, Oknum Kades dan Oknum Perangkat Desa Kunangan berinisial KRM hingga batas waktu somasi berakhir, hari ini kami resmi mengadukan dugaan penyerobotan dan perusakan lahan klien kami ke Polres Tebo," tegas Leo.

Ia berharap pengaduan terhadap ketiga pihak tersebut segera ditindaklanjuti kepolisian agar kliennya mendapatkan kepastian hukum.

Berdasarkan kronologi pengaduan, lahan MR diduga telah digali menggunakan alat berat dan ditanami pipa migas hingga merusak sejumlah pohon sawit produktif. Padahal, MR disebut telah berulang kali menolak penggunaan tanahnya, termasuk menolak tawaran tali asih dari perusahaan.

Sementara itu, Adlinsyah, yang juga tergabung dalam tim penasihat hukum MR, menilai persoalan tersebut telah mencederai rasa kemanusiaan.

"Bayangkan, seorang lansia berusia 74 tahun dengan kondisi kaki pincang akibat kecelakaan masih harus berjuang mempertahankan tanah miliknya. Beliau sudah berulang kali melarang, bahkan berupaya menghadang pekerjaan tersebut, tetapi penolakannya seolah tidak dihargai," ungkap Adlinsyah.

Menurutnya, investasi dan pembangunan tidak boleh mengabaikan hak masyarakat, terlebih seorang lansia dengan keterbatasan fisik.

"Jangan sampai atas nama investasi, hak rakyat kecil justru terabaikan. Klien kami hanya ingin tanahnya dihormati dan mendapatkan keadilan," tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Montd’Or Oil Tungkal Ltd, PT Olindo maupun Kades Kunangan belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui WhatsApp juga belum memperoleh respons.

Pengaduan tersebut masih memerlukan proses pendalaman oleh kepolisian untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana.

Muchsin/Red

Rabu, 14 Oktober 2026

BPK Sebut Tata Kelola Keuangan Pemkab Muaro Jambi Dinilai Makin Tertib




Detikjambihukum.com, Muaro Jambi - Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, secara langsung menerima Kunjungan Kerja Exit Meeting Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jambi di Rumah Dinas Bupati Muaro Jambi, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Sekretaris DPRD (Setwan) serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Pemkab Muaro Jambi.


Berdasarkan hasil pemeriksaan, BPK menilai tata kelola administrasi keuangan dan pemerintahan di bawah kepemimpinan Bupati Bambang Bayu Suseno terus menunjukkan perbaikan yang signifikan, semakin tertib, serta transparan.

“Tata Kelola administrasi keuangan pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus menunjukkan perbaikan yang signifikan, tertib dan transparan,” kata perwakilan BPK RI Jambi.

Sementara itu, Bambang Bayu Suseno menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjaga komitmen yang kuat terhadap prinsip akuntabilitas dan transparansi. Menurutnya, hal tersebut merupakan fondasi penting demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih (good governance) serta menghadirkan pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat Muaro Jambi.

"Kami berkomitmen penuh untuk terus menjaga kualitas tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan, sehingga roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal," ujar Bupati. 


Redwaldi 

*Pimpin Apel Perdana, Kapolda Jambi Tekankan Integritas, Disiplin dan Profesionalisme Kepada Seluruh Personel*

Detikjambihukum.com, JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H. memimpin apel pagi personel Polda Jambi pada kamis (15/10/2026). Apel yang digelar di lapangan hitam Mapolda Jambi turut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi, Pejabat utama (PJU) Polda Jambi, Kapolres jajaran dan personel Polda Jambi. 

Dalam arahannya, Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan serta penerimaan yang diberikan kepadanya. Ia mengajak seluruh personel untuk bersama-sama menjaga amanah dalam memelihara keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jambi.

Kapolda menegaskan bahwa setiap anggota Polri harus meluruskan niat dan menjaga integritas dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, menjadi anggota Polri bukan semata-mata untuk mengejar jabatan, pangkat, atau penghargaan, melainkan untuk mengabdi melalui pelaksanaan tugas yang jujur, profesional, dan bertanggung jawab.

“Setiap personel harus senantiasa menjaga integritas, meningkatkan disiplin, dan bekerja secara profesional. Jangan menyalahgunakan kewenangan, jangan menyakiti hati masyarakat, serta jangan pernah mengkhianati kepercayaan yang diberikan kepada kita,” tegas Kapolda Jambi.

Selain itu, Kapolda meminta seluruh personel meningkatkan disiplin dan profesionalisme dengan bekerja secara sungguh-sungguh, memahami tugas dan tanggung jawab, serta berpegang teguh pada aturan yang berlaku. Setiap pelaksanaan tugas harus dilakukan secara berintegritas, berorientasi pada pelayanan, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.

Kapolda juga menekankan bahwa kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia mengingatkan agar tidak ada anggota yang melakukan kegiatan seremonial tanpa memberikan dampak nyata, melainkan harus mampu menghadirkan solusi, membangun komunikasi, serta memberikan pelayanan yang humanis.

“Polri harus benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai masyarakat hanya melihat kehadiran kita dalam kegiatan seremonial, tetapi ketika membutuhkan bantuan, pelayanan, dan perlindungan, justru tidak merasakan manfaatnya. Bangun komunikasi, dengarkan keluhan masyarakat, dan berikan pelayanan yang profesional, adil, serta humanis,” lanjutnya.

Dalam arahannya, Kapolda turut mengajak seluruh personel membangun soliditas dan kerja sama sebagai satu keluarga besar Polda Jambi. Seluruh anggota diminta saling mendukung dalam pelaksanaan tugas, menjaga loyalitas kepada institusi, hukum, dan kepentingan masyarakat, serta menghindari loyalitas yang justru membenarkan kesalahan.

Kapolda juga mengingatkan bahwa perubahan di lingkungan Polri harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata. Setiap personel diharapkan mampu bekerja berdasarkan fakta, data, evaluasi, dan solusi, serta berani melakukan perbaikan demi meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

“Saya tidak menuntut perubahan hanya dalam kata-kata. Saya ingin melihat perubahan dalam sikap, perilaku, cara bekerja, dan hasil pelaksanaan tugas. Kita harus bekerja berdasarkan fakta, data, evaluasi, dan solusi. Setiap pimpinan satuan harus mampu menilai hasil kerja anggotanya secara objektif dan berani melakukan perbaikan,” ujar Kapolda.

Menutup arahannya, Kapolda mengajak seluruh personel untuk tetap menjaga semangat pengabdian, memperkuat kebersamaan, serta membangun Polda Jambi yang profesional, berintegritas, responsif, dan semakin dipercaya masyarakat.

"Pegang teguh integritas dan laksanakan tugas dengan ikhlas, serta buktikan pengabdian melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat," tutup Kapolda.

Redwaldi 

FRIC TUNGGU KERJA NYATA KAPOLDA JAMBI BARU IRJEN POL Drs. WIDODO - WUJUDKAN TAGLINE POLISI BERSAMA MASYARAKAT DI BUMI SEPUCUK JAMBI SEMBILAN LURAH


Detikjambihukum.com, JAMBI - Pergantian tongkat komando Kapolda Jambi dari Irjen Pol Krisno H. Siregar kepada Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H. berdasarkan Telegram Kapolri ST/2205/X/KEP./2026 menjadi momentum penting bagi Polri di Jambi. Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Provinsi Jambi, Dody Candra, menegaskan pihaknya tidak butuh janji, tapi kerja nyata. Dan siap mendukung program dan kerja Kapolda Jambi

"Kami FRIC Jambi mengucapkan selamat datang kepada Irjen Pol Drs. Widodo. Tapi yang kami tunggu bukan seremonial pedang pora dan karangan bunga. Yang kami tunggu adalah KERJA NYATA mewujudkan tagline terbaru Kapolri - POLISI BERSAMA MASYARAKAT di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah," tegas Dody Candra, Selasa (13/10/2026).

Menurut Ketua FRIC yang dikenal kritis dan sebagai Pasukan Media Istana ini, tagline "Polisi Bersama Masyarakat" tidak boleh hanya jadi slogan di baliho.

"Jangan hanya jadi tagline di spanduk Mapolda. Kami FRIC akan mengawal! Wujud nyatanya harus dirasakan rakyat kecil: pelayanan SPKT yang cepat tanpa pungli, penegakan hukum yang berkeadilan bukan tajam ke bawah tumpul ke atas, dan respon cepat atas laporan masyarakat. Itu yang kami tagih!" ujarnya lantang.

Dody Candra menyoroti beberapa PR besar yang harus segera diselesaikan Kapolda baru:

Berantas Gudang BBM Ilegal , Pelangsir BBM subsidi yang merampok hak rakyat umum, berantas PETI dan Ilegal drilling di Jambi yang merusak lingkungan dan merugikan negara.
Sapu bersih narkoba di Jambi jangan jadi surga bandar.
Kawal pelayanan publik - Hapus calo dan pungli di Samsat, SIM dan SKCK.
Tindak tegas oknum yang merusak citra Polri.

"Jenderal Widodo punya rekam jejak bagus saat di Gorontalo. Sekarang buktikan di Jambi. FRIC Jambi Loyalitas Tanpa Batas akan menjadi mitra kritis, bukan mitra penjilat. Kalau bagus kami puji sampai langit, kalau menyimpang kami kritik habis-habisan. Itulah bentuk cinta kami pada Polri," tutup Dody.

FRIC Jambi menegaskan akan melakukan monitoring 100 hari pertama kerja Kapolda Jambi baru.

FRIC - Loyalitas Tanpa Batas!
Kalau baik kami PUJI, kalau salah kami KRITIK!

 FRIC Jambi akan tetap independen, kritis, dan setia pada marwah Polri.


Redwaldi 

*Tradisi Pedang Pora dan Adat Melayu Jambi Sambut Kapolda Jambi Irjen Pol. Widodo di Mapolda*



Detikjambihukum.com, JAMBI- Polda Jambi menggelar tradisi penyambutan Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., di Mapolda Jambi, Rabu (14/10/2026) pagi. Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan mengangkat kearifan lokal melalui rangkaian adat Melayu Jambi.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., para pejabat utama (PJU) Polda Jambi, para Kapolres/ta jajaran Polda Jambi, serta pengurus Bhayangkari Daerah Jambi.

Rangkaian prosesi diawali dengan penyambutan Kapolda Jambi beserta Ibu di pintu masuk Mapolda Jambi, didampingi petugas adat Melayu Jambi. Selanjutnya, dilaksanakan prosesi jajar hormat dan Lapsat, pedang pora, serta penyambutan melalui pertunjukan silat Melayu Jambi saat Kapolda tiba di lobi Mapolda.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kato bejawab oleh petugas Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi dan penaburan beras kunyit sebagai bagian dari tradisi adat penyambutan. 

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa tradisi penyambutan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan sekaligus upaya melestarikan nilai-nilai budaya lokal yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Jambi.

“Tradisi penyambutan dengan adat Melayu Jambi ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan terhadap nilai-nilai budaya daerah. Kearifan lokal menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam pelaksanaan tugas,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Kabid Humas menambahkan, dengan kepemimpinan Kapolda Jambi yang baru, diharapkan seluruh personel Polda Jambi semakin memperkuat soliditas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan dan berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal, Polda Jambi berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mewujudkan Polri yang humanis, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat,” tutupnya.


Redwaldi 

Selasa, 13 Oktober 2026

KETUA FRIC JAMBI UCAPKAN SELAMAT DATANG KAPOLDA JAMBI BARU IRJEN POL Drs. WIDODO, S.H., M.H. DI BUMI SEPUCUK JAMBI SEMBILAN LURAH



Detikjambihukum.com, JAMBI - Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Provinsi Jambi, Dody Candra, menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kapolda Jambi yang baru, Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H. di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H. resmi menjabat sebagai Kapolda Jambi berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, menggantikan Irjen Pol Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H. Sebelumnya, Irjen Widodo menjabat sebagai Kapolda Gorontalo. 

"Kami keluarga besar FRIC Jambi mengucapkan selamat datang kepada Bapak Kapolda Jambi yang baru, Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H. di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Selamat bertugas menjaga Kamtibmas dan mengayomi masyarakat Jambi," ujar Dody Candra, Selasa (13/10/2026).

Dody Candra menegaskan, FRIC Jambi sebagai mitra strategis Polri siap mendukung penuh kepemimpinan Kapolda Jambi yang baru dalam mewujudkan tagline terbaru Polri *"POLISI BERSAMA MASYARAKAT"* yang humanis, profesional dan transparan.

"FRIC Jambi Loyalitas Tanpa Batas siap bersinergi. Kami siap menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah Polri dan membantu menyebarkan berita positif tentang kinerja Polda Jambi di bawah kepemimpinan Irjen Widodo," tegasnya.

Mengucapkan Selamat Datang kepada Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H. sebagai Kapolda Jambi. Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah menyambut Jenderal dengan tangan terbuka.

Menyatakan FRIC Jambi siap bersinergi menjaga Kamtibmas yang kondusif.
Mendukung penuh program Polri: Pelayanan, Penegakan Hukum Yang Berkeadilan dan Respon Cepat.
Mengajak seluruh elemen masyarakat Jambi bersama-sama mendukung Kapolda baru" tegas Dody (13/10/2026)


Redwaldi 

Diduga Abaikan Aturan Aset dan Kawasan Hutan, Masyarakat Bukit Pemuatan Akan Laporkan OPD Tebo dan Kades Suferi ke APH

Detikjambihukum.com,TEBO-  Masyarakat Desa Bukit Pemuatan berencana melaporkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tebo ...