Rabu, 04 Februari 2026

Seorang Jurnalis Yang Menjalankan Tugas nya Jurnalis, Terkesan Kurang Propesional






Detikjambihukum.com,Tanjab Barat - Masyarakat Desa Kuala Dasal merasa resah, ulah seorang oknum jurnalis, yang terkesan kurang profesional, dalam menjalankan, tugas jurnalisnya. 



Menurut salah seorang, tokoh masyarakat Desa Kuala Dasal, ada media online, yang memberitakan, tidak transparan nya pihak Pemdes, dalam pengelolaan dana desa. 



Padahal, masyarakat sudah puas dengan kinerja Kades, Pemdes juga BPD Desa, yang selama ini, menjalankan, amanah tugas desanya. 



Dikantor desa, sudah dan selalu terpajang papan transparansi penggunaan anggaran desa, juga ada dipajang papan info grafik desa. Sementara, disetiap pekerjaan desa, pemdes selalu, memasang papan palakat pekerjaan. 



Pada Foto berita media tersebut, foto yang ditampilkan bukan Foto kantor desa Kuala Dasal, ungkap tokoh masyarakat ini. 



Sementara itu, Kades Kuala Dasal Tarmizi, saat dikonfirmasi media ini, mengatakan kekecewaannya, terhadap jurnalis media yang kurang profesional ini. 



Pada pemberitaan, tidak ada konfirmasi ke desa, dan narasumber tidak jelas, ungkap Kades. 



Hal senada juga diungkapkan para tokoh pemuda desa. Para pemuda menjadi kesal dengan ulah jurnalis yang kurang profesional ini, ungkap para pemuda. 



Melalui pemberitaan media ini, pihak tokoh desa, pemuda juga para Pemdes, berharap kepada jurnalis media tersebut, untuk datang ke desa, guna diberi penjelasan dan informasi yang akurat, terkait penggunaan anggaran desa, ungkap para tokoh tokoh desa Dasal. 



RAPBDes desa, semua masyarakat sudah tau dan baca, penggunaan anggaran pun masyarakat semuanya sudah tau, ungkap masyarakat. 



Masyarakat juga jelaskan, sisa dari anggaran yang tidak terpakai, selalu di silpakan, dan menjadi Silpa desa, di akhir tahun anggaran, ungkap masyarakat.



Jadi, masyarakat yang mana, yang diwakilkan media tersebut, ujar masyarakat kecewa.



Disini, media ini, sekedar menyarankan, kepada teman jurnalis tersebut, agar bisa membuka ruang, untuk pihak desa, meng crosschek atau memuat klarifikasi pemberitaan, yang merupakan kewajiban media, untuk menyediakan ruangan ini, sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Redwaldi 

Selasa, 03 Februari 2026

Bupati Muaro Jambi,Dr Bambang Bayu Suseno,SP.MM.M.Si memandang perlu untuk melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Keuangan Republik Indonesia






Detikjambihukum.com,Jakarta - Sehubungan dengan pelaksanaan kebijakan Dana Transfer Daerah pada Tahun Anggaran berjalan serta dalam rangka meningkatkan akurasi perencanaan dan kualitas pengelolaan keuangan daerah.





Bupati Muaro Jambi,Dr Bambang Bayu Suseno,SP.MM.M.Si memandang perlu untuk melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Keuangan Republik Indonesia.





Pertemuan berlangsung pada Selasa (03/02/2026) dan diterima langsung oleh Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri,Dr.Drs .A fatoni,M.Si 



Audiensi yang berlangsung di Gedung H lantai 8 Kantor Kementerian Dalam Negeri tersebut membahas berbagai isu strategis terkait pengelolaan dan penguatan keuangan daerah. Fokus pembahasan meliputi pengelolaan kebijakan, mekanisme pengalokasian, penyaluran, serta pemanfaatan Dana Transfer Daerah, termasuk namun tidak terbatas pada Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), dan transfer lainnya yang menjadi sumber pendanaan APBD tahun 2026 Kabupaten Muaro Jambi.



Bupati Muaro Jambi Dr.Bambang Bayu Suseno.SP MM M.SImenyampaikan bahwa audiensi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk memastikan tata kelola keuangan daerah berjalan sesuai regulasi yang berlaku, akuntabel, dan berorientasi pada pembangunan jangka panjang. 



Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.



"saya hari ini telah melakukan audensi dan konsultasi dengan Pak Dirjen Bina Keuangan Daerah.Kami berterima kasih karena sudah diterima dengan sangat baik.

 Semoga pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan tata kelola anggaran daerah secara lebih efektif dan berorientasi pada kemajuan Kabupaten Muaro Jambi,” tutur Bupati seusai audiensi.

Redwaldi 

Ketua Divisi Informatika DPW FRIC Provinsi Jambi Dampingi Tim Ditjen Gakum Kementrian ESDM ke Lokasi Tambang





Detikjambihukum.com,,Batanghari - Tim tehnik dari Ditjen Gakum Kementrian ESDM pada Senin 2/2/2026, turun verifikasi ke lobang tampang milik PT DKC dan PT BEI, di Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. 



Menurut Hamdi Zakaria, AMd, ketua Divisi Informatika DPW FRIC Provinsi Jambi, yang notabene juga dari TMPLHK Indonesia, kepada media mengatakan, Turunnya Tim dari Ditjen Gakum ESDM ini, merupakan verifikasi lapangan, bentuk tindak lanjut dari laporan TMPLHK Indonesia, ke Dijen Gakum ESDM, terkait penambangan batubara di atas TKD Benteng Rendah, yang diduga tidak berizin dari Bupati Batanghari. 





Penambangan di TKD ini, juga tidak didasari PERDES dan tidak masuk dalam RAPBDes desa, sementara diduga fee kerjasamanya, juga tidak tau, di setorkan kemana, ungkap Hamdi Zakaria. 





Sementara, diduga terjadi penyerobotan lahan TKD seluas 6,3 hektar, oleh perusahaan tambang ini.



Menurut ketua Ketua Divisi Informatika DPW FRIC Provinsi Jambi ini, kedua perusahaan tambang ini, berstatus PMA, memiliki izin IUP dari Kementrian ESDM, dan merupakan pengawasan langsung oleh kementrian, sehingga terjadi dugaan los pengawasan, sehingga dilokasi tambang, ditemukan dugaan perambahan konservasi sungai dan dugaan pencemaran lingkungan, yang luar biasa, ungkap Hamdi Zakaria



Sementara TMPLHK Indonesia juga meragukan penambangan di TKD, tidak memiliki kajian AMDAL juga izin UKL UPL nya, ungkap Hamdi.



Randy tim dari Ditjen Gakum Kementrian ESDM, kepada media mengatakan, turunnya tim verifikasi lapangan ini, sebagai bentuk tindak lanjut, dari laporan TMPLHK Indonesia, ke Kementrian ESDM, Ditjen Minerba, Ditjen Gakum ESDM. 



Dilokasi tim temukan beberapa kebenaran dari isi laporan tersebut, ungkap, Rendy. 

Redwaldi 

Bupati dan Wabup Muaro Jambi Hadiri Rakornas 2026 di Sentul Perkuat Sinergi Nasional






Detikjambihukum.com,Muaro Jambi - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan strategis nasional.



Hal ini ditunjukkan dengan kehadiran langsung Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si., bersama Wakil Bupati Junaidi H. Mahir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin 2 Februari 2026.



Rakornas yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri ini mengusung tema ‘Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045’. Forum strategis ini menjadi ajang konsolidasi bagi sekitar 4.500 kepala daerah dan wakil kepala daerah dari seluruh penjuru Indonesia.



Acara dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya integritas bagi setiap pemimpin daerah dalam menjalankan mandat rakyat.



”Rakyat kita ingin hidup dalam ketenangan dan harmonis. Mereka berharap pemimpin yang baik, adil, jujur, dan bekerja sepenuhnya untuk kepentingan rakyat,” ujar Presiden Prabowo di hadapan para kepala daerah.



Selain itu, Presiden juga menyoroti pentingnya perbaikan tata kelola sumber daya alam agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat luas.



Bagi Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, kehadiran jajaran pimpinan daerah dalam forum ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah krusial untuk memastikan program di Muaro Jambi berjalan beriringan dengan visi besar pemerintah pusat.



“Mudah-mudahan Rakornas ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi, sinkronisasi, dan kolaborasi antara pusat dan daerah,” kata Bupati Bambang Bayu Suseno.



Ia menambahkan, bahwa hasil dari pertemuan nasional ini akan langsung dijadikan pedoman dalam merumuskan kebijakan pembangunan di tingkat kabupaten. Fokus utama Pemkab Muaro Jambi ke depan adalah menciptakan pembangunan yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.



“Kami ingin setiap kebijakan yang diambil memberikan dampak nyata bagi masyarakat Muaro Jambi,” tandasnya.



Setelah melalui serangkaian sesi diskusi mengenai sinkronisasi program prioritas, Rakornas pertama di tahun 2026 ini resmi ditutup oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada sore hari. Melalui pertemuan ini, pemerintah daerah diharapkan dapat segera melakukan akselerasi pembangunan di wilayah masing-masing, guna mendukung target Indonesia Emas 2045.

Redwaldi 

Bupati Muaro Jambi BBS Gratiskan Biaya Siswa Keracunan MBG




Detikjambihukum.com,Muaro Jambi - Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno memastikan seluruh biaya rumah sakit terhadap 102 pelajar KB/TK, SD, SMP dan SMA sederajat yang jadi korban keracunan massal diduga akibat makan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya ditanggung pemerintah daerah.



"Kesehatan anak-anak jadi prioritas utama kami saat in dan untuk sementara biaya pengobatan akan diberikan secara gratis kepada seluruh korban,” kata Bambang Bayu Suseno, di Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat.



Bupati memastikan seluruh biaya pengobatan korban keracunan ditanggung pemerintah daerah. Langkah ini diambil setelah puluhan murid, sebagian besar anak-anak, dilaporkan terdampak.



Sebanyak 96 pelajar atau siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi mengalami keracunan massal usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya.



Sementara itu Direktur Rumah Sakit Umum Ahmad Aripin Agus Subakti mengatakan, sampai saat ini setidaknya ada puluhan orang murid yang sudah ditangani oleh petugas kesehatan.



"Sampai saat pukul 21.00 WIB, ada sebanyak 96 pelajar dan juga termasuk tiga tenaga pengajar yang masuk rumah sakit dan sudah ada lima orang yang kembali dan dua orang dirujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi namun semua pasien yang masuk langsung kita tangani, Alhamdulillah kondisinya sudah cukup membaik. Para murid ini akan kita rawat di kamar, selama waktu 12 jam hingga 24 jam kan kita lakukan observasi. Para murid mengalami gejala muntah dan mencret", kata Subakti.



Sementara itu Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Akbar Amrullah, mengatakan hingga kini penyebab dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan penerima manfaat belum diketahui.



“Seluruh bahan baku yang diterima dapur SPPG langsung diolah dan disajikan pada hari yang sama. “Semua bahan yang datang, hari itu juga kami sajikan. Menu makanan yang dibagikan pada hari ini adalah soto," katanya.



Menurut dia, kasus tersebut masih dalam tahap pemeriksaan oleh pihak berwenang. Makanan yang disajikan oleh SPPG Sengeti telah disiapkan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dirinya membantah adanya praktik daur ulang makanan dalam proses penyajian.



Di sisi lain Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi Aang Hambali, mengerahkan sekitar 25 tenaga medis dari Puskesmas Sekernan, Sengeti dan Penyengat Olak dikerahkan untuk membackup tenaga ramedis yang ada di RS Ahmad Ripin, tempat para korban saat ini mendapatkan perawatan.



"Kami bergerak cepat untuk memastikan semua korban mendapatkan perawatan maksimal. Tenaga medis dari puskesmas siap membantu dan ambulans standby," kata Aang Hambali.



Sementara itu Kapolsek sekernan AKP Taroni Zibua mengatakan, sampai detik ini korban sudah mencapai 96 orang termasuk juga tenaga pengajar dan untuk korban terus bertambah sudah mencapai 96 orang termasuk guru.



Satu balita berusia dua tahun juga menjadi korban keracunan dan di rujuk ke Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Redwaldi 

Wakil Ketua I DPRD Muaro Jambi Wiranto Hadiri Apel Operasi Keselamatan 2026 Wujudkan Lalin Aman Jelang Idul Fitri




Detikjambihukum.com, MUARO JAMBI – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Wiranto, menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan 2026 yang berlangsung di Lapangan Mapolres Muaro Jambi, Desa Bukit Baling, Senin (2/2/2026) pagi.

Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Muaro Jambi, Sekretaris Daerah Muaro Jambi Budhi Hartono dan diikuti oleh personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP. Kegiatan ini menandai dimulainya langkah preventif kepolisian dalam menjaga ketertiban lalu lintas di wilayah Bumi Sailun Salimbai.Fokus pada Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Wiranto menyampaikan apresiasinya terhadap langkah sigap kepolisian dalam menginisiasi operasi ini. Menurutnya, sinergi antarlembaga sangat krusial untuk menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamsektibcarlantas).

"Kami dari pihak legislatif sangat mendukung penuh operasi ini. Tujuannya jelas, agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat berkendara, terutama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di titik-titik rawan Kabupaten Muaro Jambi," ujar Wiranto usai pelaksanaan apel.

Persiapan Menuju Operasi Ketupat 2026 Operasi Keselamatan 2026 ini juga diproyeksikan sebagai langkah "pemanasan" atau cipta kondisi menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang akan datang saat memasuki musim mudik lebaran.

"Ini adalah deteksi dini. Kita ingin saat Operasi Ketupat nanti, pola lalu lintas sudah tertata dan kesadaran masyarakat sudah meningkat. Kita tidak ingin keceriaan menyambut hari raya terganggu oleh insiden di jalan raya," tambahnya.

Poin Utama Operasi Keselamatan 2026 Pelanggar marka jalan, pengendara di bawah umur, penggunaan ponsel saat berkendara, dan kendaraan yang melebihi kapasitas (ODOL).

Mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang didukung gakkum lantas secara elektronik/teguran simpatik.Menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan dan meningkatkan disiplin berlalu lintas.

Wiranto juga berpesan kepada seluruh masyarakat Muaro Jambi agar selalu melengkapi surat-kendaraan dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, bukan hanya karena ada operasi, melainkan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Redwaldi 

Budhi Hartono Pastikan Kesembuhan Siswa: Fokus pada Penanganan Medis dan Evaluasi MBG



Detikjambihukum.com,Muaro Jambi -Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, S.Sos., MT, bergerak cepat meninjau kondisi siswa yang tengah menjalani perawatan medis di RSUD Ahmad Ripin, Selasa (03/02/2026) siang.

Kunjungan ini dilakukan guna memastikan para siswa yang mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapatkan penanganan kesehatan yang maksimal dan intensif dari tim medis rumah sakit.
Dalam tinjauannya, Sekda Budhi Hartono berdialog langsung dengan tim dokter dan orang tua siswa untuk memantau perkembangan kesehatan anak-anak tersebut. Berdasarkan laporan medis terbaru:

- *Update Pasien:* Hingga saat ini, tersisa 3 orang siswa yang masih menjalani rawat inap untuk observasi lanjutan.
- *Kabar Positif:* 1 orang siswa dinyatakan telah pulih secara signifikan dan dijadwalkan diperbolehkan pulang pada hari ini.


Sekda menegaskan bahwa keselamatan dan kesembuhan siswa adalah prioritas utama Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi saat ini.
"Kami hadir untuk memastikan anak-anak kita mendapatkan pelayanan terbaik. Alhamdulillah, satu orang sudah diperbolehkan pulang hari ini. Untuk tiga lainnya, kita minta tim medis terus melakukan pemantauan ketat hingga kondisi mereka benar-benar pulih total," ujar Sekda Budhi Hartono.

Selain fokus pada penanganan medis, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui dinas terkait juga tengah melakukan evaluasi dan pengecekan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi penyebab pasti serta memastikan standar keamanan pangan di program MBG ke depannya tetap terjaga demi keselamatan para siswa.
Kunjungan ini diakhiri dengan pemberian dukungan moril kepada para orang tua siswa agar tetap sabar selama proses pemulihan berlangsung.

Redwaldi 

Seorang Jurnalis Yang Menjalankan Tugas nya Jurnalis, Terkesan Kurang Propesional

Detikjambihukum.com, Tanjab Barat - Masyarakat Desa Kuala Dasal merasa resah, ulah seorang oknum jurnalis, yang terkesan kurang ...